Krisis Multidimensi di Indonesia

Kondisi Indonesia saat ini tampaknya yang mendorong Allah menurunkan azab dalam bentuk krisis multidimensi.

Krisis Multidimensi di Indonesia

Krisis Multidimensi di Indonesia - Pentas perpolitikan di Indonesia akhir-akhir ini mempertontonkan betapa antara sesama Muslim kini telah bersicerca, berseteru, saling menjatuhkan, juga saling membuka aib. Masing-masing pihak lebih merasa paling benar, sehingga mereka tidak lagi merasa takut kepada Allah ﷻ serta segala ancaman-Nya. Ironisnya hal ini dilakukan oleh orang-orang yang mengaku sebagai pemimpin rakyat.

Karena sibuk dengan kepentingan kelompok dan mengatur strategi agar dapat merebut dan menduduki jabatan strategis, mereka tanpa malu apalagi merasa berdosa menyengsarakan rakyat dan tidak amanah menjalankan tugas yang dipercayakan kepada mereka. Padahal, waktu dilantik, mereka telah bersumpah akan menjalankan tugas. Kondisi negeri yang seperti inilah tampaknya yang mendorong Allah ﷻ menurunkan azab dalam bentuk krisis multidimensi dan belum mencabutnya.

Jika dikaji lebih dalam, ambisi yang melahirkan perseteruan itu bermula dari sifat dengki yang diidap mayoritas umat. Imam Al-Ghazali, dalam kitabnya Ihya Ulumiddiin, mengungkapkan penyebab hasad adalah:

Pertama, adanya rasa permusuhan dan kebencian. Dia akan merasa susah dan sakit bila melihat orang lain mendapat kebaikan atau keberuntungan, sebaliknya gembira melihat orang lain susah atau dapat musibah.

Kedua, adanya perasaan tinggi diri, merasa diirnya lebih mulia dan lebih berharga dari orang lain. Bila ada orang hendak mengalahkan dirinya dalam hal harta, kedudukan, pangkat atau ilmu, timbullah dengkinya.

Ketiga, haus kekuasaan. Pengidapnya selalu ingin berada di atas, suka sekali kalau dijadikan pemimpin.

Keempat, punya sifat dasar atau akhlak buruk dan tidak memiliki sifat keinginan untuk berbuat baik kepada sesama hamba Allah. Orang yang mempunyai sifat seperti ini sangat berat sekali bila mendengar atau mengetahui orang lain punya kedudukan baik atau keadaannya penuh kenikmatan dan kebahagiaan.

Rasulullah ﷺ bersabda: "Hasad itu dapat memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah). Sabdanya yang lain: "Jangan kamu saling dengki, jangan saling memutuskan hubungan persaudaraan, jangan saling benci, jangan pula saling seteru. Jadilah kamu semua hamba Allah sebagai saudara sebagaimana yang Allah perintahkan kepada kamu semua." (HR Bukhori dan Muslim). 
Nama

Architect,1,Astronomy,1,Auto,3,Food,1,Health,8,History,9,Khazanah,45,Military,1,News,12,Science,4,Sport,1,Style,3,Tech,16,Travel,4,Videos,2,
ltr
item
Digopedia: Krisis Multidimensi di Indonesia
Krisis Multidimensi di Indonesia
Kondisi Indonesia saat ini tampaknya yang mendorong Allah menurunkan azab dalam bentuk krisis multidimensi.
https://2.bp.blogspot.com/-vAjcnjTAaNI/WzncCaWDJGI/AAAAAAAAAT0/RuTudh-pAsUs0CmTBV9NKt64nzoJyt-mgCLcBGAs/s400/krisis-multidimensi-di-indonesia.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-vAjcnjTAaNI/WzncCaWDJGI/AAAAAAAAAT0/RuTudh-pAsUs0CmTBV9NKt64nzoJyt-mgCLcBGAs/s72-c/krisis-multidimensi-di-indonesia.jpg
Digopedia
https://www.digopedia.com/2018/06/krisis-multidimensi-di-indonesia.html
https://www.digopedia.com/
https://www.digopedia.com/
https://www.digopedia.com/2018/06/krisis-multidimensi-di-indonesia.html
true
5414082328370972663
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy