Iman, Hijrah dan Jihad Usaha Tegaknya Islam

Iman, hijrah dan jihad membuat umat ini besar di masa lalu juga dapat kembali besar pada masa sekarang.

Iman, Hijrah dan Jihad Usaha Tegaknya Islam

Iman, Hijrah dan Jihad Usaha Tegaknya Islam -- Kalender Hijriyah sekarang tahun 1439 H dihitung dari tahun perjalanan Hijrah Nabi Muhammad ﷺ bersama generasi pertama umat Islam dari Makkah ke Yatsrib. Kota ini kemudian bernama Madinah (kota atau negara) Rasul. Dari kota atau negara inilah masyarakat dan peradaban Islam dibentuk. Tidak mengherankan Khalifah ‘Umar bin Khaththab menjadikan hijrah sebagai nama Kalender Islam yang kita pertahankan sampai hari ini.

وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Orang yang melakukan hijrah di jalan Allah setelah mereka dizalimi, Kami akan betul-betul menempatkan mereka di dunia dengan baik dan balasan akhirat lebih besar lagi, bila mereka tahu akan hal itu." (an-Nahl: 41)
Hijrah mempunyai makna keagamaan yang dalam. Ia merupakan bagian terpenting dari usaha menegakkan cara hidup Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qur’an dan Sunnah mengabadikan prinsip-prinsip hijrah untuk menjadi pedoman umat sampai hari kiamat, semuanya tergantung kepada niat. Orang yang hijrah kepada Allah, maka hijrahnya adalah hijrah yang benar, dan orang yang hijrah karena dunia, maka ia tidak akan mendapatkan sesuatu dari Allah ﷻ. Rasul ﷺ memesankan:
Segala perbuatan tergantung kepada niat, dan untuk setiap orang apa yang diniatkannya. Orang yang hijrah karena ingin mendapatkan dunia atau perempuan yang akan dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada hijrah yang ia niatkan.” (H.R. al-Bukhari)
Hijrah berasal dari kata hajara yang berarti menghindar atau berpisah dari orang lain melalui tindakan fisik, ucapan lidah atau sikap hati. Perpisahan yang dimaksud adalah dari segala yang tidak luhur dan tidak benar yang tidak diredhai Allah. Dalam posisi lemah di Makkah secara fisik dan kekuatan militer, Nabi Muhammad ﷺ diminta untuk bersabar atas ocehan serta pelecehan yang dilakukan oleh bangsanya sendiri dan supaya hijrah dari mereka. Apa pun yang terjadi, pandangan hidup terus dipertahankan.

وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيلًا
Sabarlah atas apa yang mereka ucapkan dan berpisahlah dengan mereka dengan perpisahan yang baik.” (al-Muzammil: 10)
Muhajir atau pelaku hijrah, adalah orang yang berpisah dengan orang lain dan meninggalkan mereka. Kaum muhajirin yang pindah ke Madinah rela berpisah dengan sanak saudara dan tetangga mereka sendiri di Makkah karena melaksanakan perintah Allah ﷻ. Banyak diantara mereka sebenarnya termasuk orang terpandang dalam masyarakat, tetapi dimusuhi hanya karena menyatakan bahwa Tuhan mereka adalah Allah.

Tuan rumah yang meneriman mereka di Madinah disebut kaum Anshar (penolong) karena mereka menolong dan melindungi saudara-saudara se-iman dan se-Islam. Para muhajir ini dan anshar dinyatakan bersaudara oleh Allah ﷻ. Di antara para muhajir mungkin ada yang meninggalkan saudara di Makkah, tetapi Allah menggantinya dengan saudara-saudara baru di tempat baru yang didasarkan kepada ikatan luhur karena Allah.

Persaudaraan inilah yang kemudian terkenal dengan nama persaudaraan Islam (ukhuwwah Islamiyyah). Mereka bersaudara bukan karena dilahirkan atau dihubungkan oleh rahim yang sama, tetapi karena rahimnya Allah Yang Maha Rahim (Kasih).

 وَالَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ. وَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْ بَعْدُ وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا مَعَكُمْ فَأُولَٰئِكَ مِنْكُمْ
Orang-orang yang beriman, hijrah dan berjihad dijalan Allah serta orang-orang yang melindungi dan menolong (mereka) adalah orang-orang beriman sebenarnya. Untuk mereka ampunan dan rezeki yang mulia. Orang-orang yang beriman setelah itu dan hijrah serta berjihad bersama kalian, maka mereka termasuk golongan kalian.” (al-Anfal: 74-75)
Jelas sekali bahwa komunitas Islam atau umat Islam secara keseluruhan disatukan oleh iman, hijrah dan jihad dijalan Allah. Inilah yang membentuk komunitas ini sebagai komunitas terbaik yang pernah dimunculkan Allah di muka bumi. Kelompok inilah yang disebut sebagai pemenang.

الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ
Orang-orang yang beriman, hijrah dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa berada pada tingkatan yang paling tinggi disisi Allah. Merekalah para pemenang.” (at-Taubah: 20)
Allah membedakan umat Islam yang melakukan hijrah dengan umat yang tidak melakukannya. Sekalipun beriman, tetapi tidak melakukan hijrah dan jihad untuk mempertahankan identitas dan eksistensi umat, maka mereka tidak dapat dikatakan sebagai kelompok pemenang dalam perjuangan hidup. Rahasia kemunduran umat sepanjang sejarah tentulah karena meninggalkan hijrah dan jihad.

Allah menjanjikan kepada umat beriman untuk menjadi penguasa di bumi seperti yang ia janjikan dan tepati kepada bangsa-bangsa beriman di masa lalu (an-Nur: 55), tetapi justeru umat Islam hari ini merasakan sebagai orang yang direndahkan dalam banyak hal di pentas nasional dan internasional.

Umat ini seyogiyanya sadar, boleh jadi syarat-syarat menjadi penguasa tersebut tidak terpenuhi secara maksimal. Syarat-syaratnya adalah iman yang terhunjam di dada dan aksi yang dipantulkannya dalam kehidupan sehari-hari serta meninggalkan segala bentuk kemusyrikan. Intinya adalah hijrah dan jihad serta saling melindungi sesama umat.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا ۚ وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَىٰ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ. وَالَّذِينَ كَفَرُوا بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ إِلَّا تَفْعَلُوهُ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الْأَرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيرٌ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, hirah dan berjihad dengan harta dan jiwa di jalan Allah serta orang yang melindungi dan menolong (mereka), mereka saling melindungi antara sesama mereka. Sedangkan orang yang beriman tetapi tidak melakukan hijrah, kalian tidak dapat melindungi mereka sedikit pun hingga mereka melakukan hijrah, dan bila mereka minta tolong kepada kalian dalam agama, maka kewajiban kalian adalah menolong, kecuali (pertolongan untuk melawan) kaum yang antara kalian dan mereka terdapat perjanjian. Allah melihat apa yang kalian lakukan.  Orang kafir (juga) saling melindungi dan menolong antar sesama mereka. Bila kalian tidak saling melindungi, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di bumi.” (al-Anfal: 72-73)
Iman, hijrah dan jihad yang telah membuat umat ini besar di masa lalu juga dapat membuatnya besar kembali pada masa sekarang. Semua tergantung kepada iradah umat ini. Kemenangan dan kejayaan umat sangat tergantung kepada kualitas. Ayat-ayat Allah berbicara tentang kualitas dan kuantitas, tentang iman yang disertai aksi dan iman tanpa aksi. 

Kuantitas akan tetap terbawa arus dan terpinggirkan bila tidak terdapat kualitas yang tegar iman, melakukan hijrah dan jihad di jalan Allah. Berbicara dalam konteks Indonesia, maka kualitas ini sepatutnya tumbuh dari elite umat, dari kalangan politisi, pemimpin negara, anggota DPR/MPR, intelektual, ulama dan seluruh mu’min dan mu’minah yang yakin akan pertolongan Allah. Setiap kali mengenang dan membaca peristiwa hijrah, seyogiyanya butir ini tidak lepas dari ingatan umat beriman.

Dilansir dari Buletin Dakwah
Dr. Rifyal Ka’bah, M.A.
Nama

Architect,1,Astronomy,1,Auto,3,Food,1,Health,8,History,9,Khazanah,45,Military,1,News,12,Science,4,Sport,1,Style,3,Tech,16,Travel,4,Videos,2,
ltr
item
Digopedia: Iman, Hijrah dan Jihad Usaha Tegaknya Islam
Iman, Hijrah dan Jihad Usaha Tegaknya Islam
Iman, hijrah dan jihad membuat umat ini besar di masa lalu juga dapat kembali besar pada masa sekarang.
https://3.bp.blogspot.com/-j9fw8NTcR7o/WznTyQBUIMI/AAAAAAAAARM/cqRy-K1U4CkbX0miAjN4Yzw3njeNNVPCQCEwYBhgL/s400/iman-hijrah-dan-jihad-usaha-tegaknya-islam.gif
https://3.bp.blogspot.com/-j9fw8NTcR7o/WznTyQBUIMI/AAAAAAAAARM/cqRy-K1U4CkbX0miAjN4Yzw3njeNNVPCQCEwYBhgL/s72-c/iman-hijrah-dan-jihad-usaha-tegaknya-islam.gif
Digopedia
https://www.digopedia.com/2018/06/iman-hijrah-dan-jihad-usaha-tegaknya-islam.html
https://www.digopedia.com/
https://www.digopedia.com/
https://www.digopedia.com/2018/06/iman-hijrah-dan-jihad-usaha-tegaknya-islam.html
true
5414082328370972663
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy