Ada Masalah Apa Amerika Dengan Panglima TNI

Siapa Dalang Di Balik Penolakan Panglima TNI Oleh Amerika.

Ada Masalah Apa Amerika Dengan Panglima TNI

Ada Masalah Apa Amerika Dengan Panglima TNI - Belum ada penjelasan resmi baik secara lisan maupun tulisan dari pihak AS terkait penolakan Jenderal Gatot Nurmantyo untuk kunjungan ke Negaranya. Sangat disayangkan dan mengecewakan keputusan AS tersebut. Padahal, pada waktu sebelumnya sang Jenderal TNI yang berpengaruh di Negeri ini sudah mendapatkan visa dan undangan resmi dari pihak militer USA.

Sangat mengecewakan, mungkin itu kata yang cocok bagi pihak AS saat ini. Sikap Penolakan tersebut menimbulkan tanda tanya sekaligus persoalan yang tidak bisa dibilang enteng bagi kita. Dengan melakukan penolakan seorang Panglima Tentara sebuah negara, yang diakui sebagai mitra strategis di kawasan, tidak bisa dianggap hal sepele dan selesai dengan permintaan maaf saja. Ada tanda tanya besar terkait penolakan ini, siapa gerangan yang sedang bermain-main dengan Pemerintah Republik ini dan Jenderal kita?

Sebagaimana Republika menjelaskan terkait kejadian ini, pertama, Jenderal Gatot Nurmantyo bukanlah sosok terlarang bagi Pemerintah Amerika. Pada tahun lalu pun tepatnya Februari 2016, panglima Gatot diketahui pernah melakukan kunjungan ke Negara tersebut. Kedua, Jenderal TNI didampingi istri beserta 4 orang TNI lainnya sudah mengantongi visa dari Kedutaan Besar AS di Jakarta. Tetapi sangat disayangkan, ketika berada di ruang tunggu keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Gatot Nurmantyo beserta rombongan tidak dipersilahkan masuk.

Pemberitahuan larangan ini disampaikan langsung oleh pihak maskapai Emirates dengan mengatakan, bahwa Jenderal TNI beserta rombongan tidak bisa berangkat karena larangan US Customs and Border Protection, sedangkan alasan kuatnya, tidak dijelaskan. Ketiga, TNI mengatakan bahwa, Jenderal Gatot bersahabat dengan Jenderal Joseph F Durford Jr, selaku Kepala Staf Gabungan Amerika. Undangan yang ditujukan kepada Jenderal TNI ini, berlangsung di Washington DC dalam acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremism pada tanggal 23-24 Oktober.

Keempat, Kedubes AS di Jakarta terlihat kewalahan menangani kasus ini. Joseph R Donovan selaku Dubes AS untuk RI, tidak ada di kantornya saat kasus terjadi. Wakil Dubes Amerika , Erin McKee, sempat bertemu dengan Menlu Amerika Retno LP Marsudi dan memberikan pernyataan maafnya, tetapi sangat disayangkan McKee tidak bisa menjelaskan apa sesungguhnya yang terjadi.

Kelima, modus penolakan yang ditujukan terhadap Jenderal TNI tidak saat ini saja antara hubungan Amerika-Indonesia, bahkan beberapa jenderal sebelumnya sudah masuk dalam daftar hitam Pemerintah AS. Umumnya karena dituduh terlibat pelanggaran HAM, juga penolakan itu biasanya berupa tidak bisa mendapatkan visa. Berbeda dengan kejadian saat ini, sudah memegang visa lantas ditolak masuk pesawat, kan jadi tanda tanya besar.

Keenam, baru-baru ini, pers Australia dan Amerika membahas sesosok Jenderal Gatot Nurmantyo dalam pemberitaan penolakan tersebut. Pada media ABC Australia misalnya, Gatot dituding memiliki kecurigaan pada Amerika dan Australia. Tidak hanya itu, pada media Nytimes, mengutip Reuters menilai, bahwa Jenderal Gatot terus membawa isu perang proxy negara asing terhadap Negara ini. Juga dianggap sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden, bahkan calon presiden pada pemilihan presiden 2019 mendatang.

Kita sangat mendukung pernyataan mantan duta besar RI untuk Amerika, Dino Patti Djalal, yang menyarankan supaya pemerintah kita bersikap tegas terhadap kejadian ini. Menurut Dino, bahwa Menlu sekarang, tidak cukup hanya dengan meminta klarifikasi saja, tetapi Pemerintah juga turun tangan dengan cara mengajukan protes terhadap kasus diplomatik ini.

Kasus yang terjadi pada saat ini terkait penolakan Jenderal Gatot, akan menjadi coretan merah tebal bagi hubungan diplomatik RI dan US. Dengan demikian kita tetap harus menuntut Pemerintahan Donald Trump supaya menjelaskan dengan sejujur-jujurnya. "Siapa dalang di balik kasus ini dan ada masalah apa Amerika dengan Panglima TNI?". Juga sebaliknya, Jenderal Gatot juga supaya mengambil langkah-langkah berikutnya dengan lebih tegas terhadap Amerika.
Nama

News,12,Tech,1,
ltr
item
Digopedia: Ada Masalah Apa Amerika Dengan Panglima TNI
Ada Masalah Apa Amerika Dengan Panglima TNI
Siapa Dalang Di Balik Penolakan Panglima TNI Oleh Amerika.
https://2.bp.blogspot.com/-F5ZCw5xvdxs/WzSuuneBilI/AAAAAAAAAFc/H3u7jKL2-ZsTDE4-lBlYPlnamr_fw3ghgCLcBGAs/s400/ada-masalah-apa-amerika-dengan-panglima-tni.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-F5ZCw5xvdxs/WzSuuneBilI/AAAAAAAAAFc/H3u7jKL2-ZsTDE4-lBlYPlnamr_fw3ghgCLcBGAs/s72-c/ada-masalah-apa-amerika-dengan-panglima-tni.jpg
Digopedia
https://www.digopedia.com/2017/10/ada-masalah-apa-amerika-dengan-panglima-tni.html
https://www.digopedia.com/
https://www.digopedia.com/
https://www.digopedia.com/2017/10/ada-masalah-apa-amerika-dengan-panglima-tni.html
true
5414082328370972663
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy